Istri Sah Laporkan Oknum Polisi Nikah Lagi, Kapolres : Oknum Sudah Diproses Sie Propam

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Ulah oknum polisi di Sibolga, menikahi wanita lain meski sudah menikah dan telah memiliki 3 orang anak dari buah pernikahan dengan istrinya, mendapat respon cepat dari Kapolres AKBP Taryono Raharja.

Awalnya, oknum berinisial ARL (47), warga Jln. Sampinur, No. 152 Kel. Pancuran Bambu, Sibolga, dilaporkan oleh isteri sahnya.

Hal itu dibenarkan Kapolres melalui Kasi Humas Iptu R. Sormin,  Jumat (19/11).

Sormin, kepada awak media menerangkan, istri sah berinisial MH (47), ASN, warga Jalan SM. Raja, No.152, Kel. Pancuran Bambu, Sibolga, melapor ke Polres Sibolga, pada hari Senin (4/10/21) lalu.

Masih kata Kasi Humas Sibolga itu, mereka telah menikah pada tanggal 15 April 2000 di Labuhan Batu dan telah dikaruniai dengan 3 (tiga) orang anak serta belum bercerai secara dinas maupun secara hukum negara.

Baca juga  Ditengah Pandemi-19, Anggota DPRD Sibolga, Rico Simamora Berbagi Tali Kasih Dengan Yatim Piatu

Namun, ARL, sudah melakukan perkawinan dengan wanita lain berinisial WO (33), warga Jln SM Raja, No. 311, Kel. Aek Manis Sibolga, hari Sabtu (18/9 2021), sekira pukul 21.00 WIB, di Jln. SM Raja, Kel. Aek. Manis Sibolga.

Menindaklanjuti laporan yang diterima Sat Reskrim Polres Sibolga, lalu melakukan upaya penyelidikan atas kasus tersebut dan hasil sementara bahwa perkawinan yang telah dilakukan oleh ARL dengan WO tidak dilengkapi dengan Akta Nikah yg dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama sesuai dengan domisili perkawinan di Kec. Sibolga Selatan kota Sibolga.

Baca juga  4 Personil Polres Sibolga Diambil PCR/Swab, Kadiskes Sampaikan Pengertian Reaktif

“Disini dijelaskan bahwa laporan/pengaduan MH telah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan dan mengumpulkan bukti bukti kasus kawin halangan oleh Sat Reskrim Polres Sibolga dan juga terhadap ARL sudah dilakukan proses oleh Sie Propam Polres Sibolga.” Ujar Sormin.

Demikian juga kata dia, karena sebagai anggota Polri, telah melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011 pasal 11 huruf C ” Setiap anggota Polri wajib menaati norma kesusilaan norma agama,norma kearifan lokal dan norma hukum.” Urainya. (Tp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan