Geger, Warga Temukan 4 Kerangka Manusia Dalam Satu Liang Lahat

  • Whatsapp

Banyumas – Warga Dukuh Grumbul Kranggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan empat kerangka manusia.

Keempat kerangka manusia yang diduga sekeluarga itu ditemukan tepat di belakang rumah Misem, orang tua keempat korban. Saat ditemukan, keempat kerangka itu dikubur dalam satu liang lahat.

Dari data yang diperoleh, diduga mayat tersebut adalah Ratno, Yono, dan Heri, kakak adik yang merupakan anak kandung Misem, pemilik rumah. Sedangkan satu korban lainnya, Pipin merupakan cucu Misem.

Kejadian tersebut terungkap setelah salah seorang warga, Rasman sedang membersihkan kebun di belakang rumah Misem, Minggu (25/8/2019) pagi.

Baca juga  Mau Panen Sawit Tokenya, Ayah Anak 3 Tewas

Saat membersihkan kebun, cangkul yang dipakai Rasman tiba-tiba mengenai kain yang diduga baju milik korban. Rasman kemudian berpindah dan mencangkul pada bagian tanah yang lain.

Namun ketika mencoba mencangkul lagi, Rasman dikejutkan dengan penemuan tengkorak manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan ke kepala dusun dan melaporkannya ke Babhinkamtibmas Desa Pasinggangan.

Tak lama kemudian, tim unit identifikasi Polres Banyumas tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Tetangga korban, Sumini mengaku sangat kaget dengan penemuan keempat kerangka manusia itu. “Keluarga Misem itu tertutup. Selama tujuh tahun saya tinggal di sini, mereka nggak pernah keluar atau kumpul sama warga,” katanya.

Baca juga  Ditinggal Pergi, Rumah Pendeta Ludes Terbakar di Pinangsori

Menurut Sumini, dari pengakuan keluarga Misem, empat anggota keluarga lainnya yang tak pernah kelihatan itu sedang pergi merantau. “Pengakuannya sih sedang merantau, tapi sudah empat tahun enggak pernah pulang sama sekali,” katanya.

Kasus penemuan empat kerangka manusia itu sontak menghebohkan warga. Mereka langsung memadati lokasi kejadian. Saat ini, lokasi penemuan empat kerangka manusia itu sudah diberi garis polisi.

Tim unit Satreskrim Polres Banyumas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (Sumber Inews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan