Geger… Ketua MUI Labura Tewas Dibacok OTK

  • Whatsapp

Labura – Ketua MUI Labura, Aminurrasyid Aruan ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumah warga.

Hal itu pun membuat warga geger di Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura, Provinsi Sumut, Selasa (27/7/2021) sekira pukul 18.00 Wib.

Diduga korban tewas dibacok orang gak dikenal (OTK). Akibatnya warga sekitar geger dan histeris saat penemuan jasad tersebut.

“Astaghfirullah, ini pak Aminnuarsyid,” teriak warga di lokasi.

Bahkan, salah seorang ibu-ibu di lokasi mengharapkan agar penemuan itu segera diberitahukan kepada pihak keluarga dan pihak kepolisian.

“Tolonglah telpon Polisi dan kabarkan sama keluarga korban, agar cepat dievakuasi,” ucap ibu-ibu dengan gagap.

Baca juga  Per Bulan April, Tarif Listrik Untuk Rumah Tangga 450 Va Tidak Lagi Gratis, Ini Kisaran Harganya

Hingga berita ini sampai ke meja redaksi, belum didapat keterangan dari pihak kepolisian.

Terpisah, Bupati Labura Hendriyanto Sitorus, menyesalkan aksi penganiayaan terhadap Ustadz. Drs. Aminurrasyid Aruan yang kesehariannya merupakan Ketua MUI Labura itu.

“Saya mengutuk keras pelaku yang tidak berperikemanusiaan ini. Atas kejadian tersebut saya meminta Aparat Kepolisian untuk segera menangkap pelaku” harap HYS.

Hingga tak berselang lama, Bupati dan wakilnya tiba di RSU Aek Kanopan untuk memastikan pelayanan dan pengurusan jenasah almarhum.

Baca juga  Rebut Hadiahnya, Peringatan HUT Pers Nasional, Alfamidi Berbagi Cashback 50 Persen.

“Sebagai seorang Ulama, korban Ustadz Aminurrasyid saya kenal sebagai sosok yang ramah dan baik serta tidak banyak bicara.” ujarnya.

Dengan rasa duka, Bupati Labura menyampaikan bahwa pihak Pemkab Labura merasa kehilangan sosok guru, panutan dan pemuka agama yang santun dan ramah.

Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara, Khususnya Umat Muslim untuk tetap tenang dan jangan terpancing emosi. Tetap Lakukan aktifitas seperti biasa namun tetap mengikuti protokol kesehatan.

Bupati meminta agar masyarakat juga proaktif menyampaikan informasi yang bisa sebagai tanda-tanda dalam pengungkapan kasus tersebut.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan