Ditabrak Truk, Polantas Gugur Saat Menindak Pelanggar Lalin

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Jakarta – Gugur dalam tugas, Aiptu Imran Yasin menuai apresiasi dari Polri.

Ia dikabarkan meninggal dunia, saat menjalankan tugasnya tengah menilang seunit mobil boks lalu ditabrak truk.

Dalam kondisi parah ia, sempat dilarikan kerumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

Dilansir dari detik.com,  Aiptu Imran meninggal dalam kecelakaan yang terjadi di Km 13,200 Jalan Tol Ciledug arah Meruya, hari Selasa (3/9/2019), sekitar pukul 22.50 WIB.

Polisi menyebut saat itu Aiptu Imran dan rekannya sedang melakukan penindakan terhadap mobil boks di lokasi sebelum akhirnya ditabrak truk.

“Aiptu Imran Yasin dan Brigadir Daniel sedang melaksanakan penindakan (mobil) boks. Tiba-tiba truk pelaku mengarah ke TKP bahu jalan, menabrak gadril tol dan menabrak korban yang sedang menindak mobil boks,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir dalam keterangan tertulis, Rabu (4/9/2019).

Baca juga  Akibat Cinta Terlarang, Pria di Siantar Divonis 5 Tahun Penjara

Truk yang menabrak Aiptu Imran itu dikemudikan sopir berinisial AGS dan seorang kernet. Sopir dan kernet pun mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga mengatakan Aiptu Imran mengalami luka parah setelah dihantam truk.

“Korban mengalami banyak luka. Ada luka pada bagian punggung, kepala luka memar, kedua kaki patah tulang terbuka, hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Argo.

Atas peristiwa tersebut, Polri memberikan apresiasi kepada Aiptu Imran berupa kenaikan pangkat.

Baca juga  Bupati Tapteng Resmikan Perubahan Nama Pantai Bosur Menjadi PIP, Apakah PIP itu?

“Apresiasi dari Polri itu diberikan kenaikan pangkat luar biasa dari Aiptu ke Ipda. TR sudah keluar dari Mabes Polri,” ucap Argo.

Peristiwa nahas yang menimpa Aiptu Imran disebut polisi karena sopir truk yang mengantuk. Kini si sopir bernama Asep Gilang Suparman (19) sudah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga lalai saat mengemudi hingga menghilangkan nyawa orang.

“Sopir itu sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” jelas Argo.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi menyebut Asep dijerat dengan Pasal 310 ayat 3 dan 4 UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Asep saat ini sudah ditahan polisi. (Sumber : detik.com)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan