Dikonsep Pasar Modern, Pasar Siborong-borong dan Tarutung Telan Rp 200 Milyar

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Taput – Wacana pembangunan pasar Siborong-borong dan pasar Tarutung, diubah menjadi pasar modern akan menelan biaya mencapai Rp 200 Milyar.

Hal ini disampaikan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, disela kesibukannya di Tarutung.

Ia mengaku, sebagai program mewujudkan kesejahteraan masyarakat dimulai dengan  meningkatkan PAD. Dan kedua pasar tersebut memiliki potensi tersebut, apalagi bila ditingkatkan dengan konsep pasar modern tradisional.

Sementara targetnya, pembangunan akan dikerjakan mulai tahun 2021 mendatang, setelah mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan.

Baca juga  Tokoh Masyarakat di Tapteng Apresiasi Pemilu dan Tolak “People Power”

Namun sebelumnya, program tersebut akan diparipurnakan terlebih dahulu, karena telah mendapat persetujuan awal dari PT. SMI (Sarana Multi Infrastruktur) selaku investor.

“Perjuangan selama ini telah menunjukkan titik cerah, pembangunan pasar modern tradisonal Tarutung dan Siborong-borong akan menjawab kebutuhan masyarakat, sebagaimana selama ini, kondisi pasar,” ucap bupati kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/12) di Tarutung.

Lebih jauh ia menjelaskan, pihak PT SMI juga akan melakukan survey lokasi dalam bulan ini, sehingga detail desain terkonsep dengan baik.

Baca juga  Status Pemberhentian Evi Novida Ginting Manik Tetap Berlaku, Begini Penjelasan Ketua DKPP

Terkait, wakil ketua DPRD Taput Reguel Simanjuntak, ketika dikonfirmasi mengaku akan mendukung program Bupati tersebut.

Ia menjelaskan, program itu adalah untuk kepentingan masyarakat, selain menciptakan pasar yang nyaman juga dapat meningkatkan PAD Taput.

Sementara disinggung, apakah akan mengganggu keberlangsungan pasar selama pembangunan, Bupati yang sudah memasuki jabatan kedua periode itu mengaku, tengah menyiapkan lahan pengalihan sementara.

“Untuk di Siborong-borong kita alihkan ke Pacuan Kuda, namun yang di Tarutung kita carikan lahannya,” pungkasnya. (Fernando/ editor : red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan