Dewan Pers Ingatkan Wartawan, Tagih Janji-Janji Kampanye

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com,Tapteng – Hassanein Rais, Anggota Dewan Pers, menjadi Narasumber dalam workshop peningkatan kualitas wartawan pasca Pilpres dan Pileg 2019 di Pia Hotel Pandan, Jumat (18/10/2019).

Ia mengatakan setelah proses pemilihan legislatif dan pemilihan presiden selesai, wartawan masih punya tugas penting dalam memberikan laporan kepada masyarakat, salah satunya mengingatkan janji kampanye mereka-mereka yang lolos dalam kursi baik itu DPR, DPD, DPRD bahkan Presiden dan Wakil Presiden.

“Rajin-rajin buka data berita lama, sehingga kita mengetahui apa saja janji mereka saat kampanye. Dan sebagai pewarta, anda bisa menjadi penyambung suara dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Pasangan Jamal-Pantas Resmi Diusung Partai Demokrat di Pilkada Sibolga

Pada kesempatan ini, Rais juga menekankan kepada wartawan yang ikut menjadi peserta agar selalu berpedoman kepada kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatra Utara, Syafrida Rasahan, turut menjadi Nara sumber dialog yang bertemakan “Menghargai pilihan, Menjaga persaudaraan”.

Syafrida menekankan, pentingnya peran sarta wartawan dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi, disamping sebagai wartawan, pers juga merupakan mitra Bawaslu.

“Pesta demokrasi yang dikatakan sukses, sudah jelas bagian yang tidak terpisahkan dari sikap wartawan dalam mewartakan informasi kepada masyarakat, tentunya informasi yang benar, dan berimbang,” ungkapnya.

Baca juga  Bangkai Ternak Babi, Kembali Ditemukan Mengapung

Oleh karena itu, ia berharap dengan workshop yang di berikan dewan pers kali ini, dapat memberikan manfaat yang sangat besar di Sumut, secara khusus kepada wartawan Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Workshop Peliputan Pasca Pileg dan Pilpres 2019 yang digelar Dewan Pers, dipandu moderator, Marlon Pasaribu tersebut dihadiri belasan wartawan media cetak, tv, dan online yang bertugas di Sibolga dan Tapanuli Tengah. (T/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan