Bus Sanggul Mas terbalik, korban luka dilarikan ke RS

  • Whatsapp
Foto : Istimewa

BeritaTapanuli.com, Humbahas – Sebuah kecelakaan mobil angkutan umum terjadi di jalan rusak, tepatnya di Parbuluan/Perbuluhen, Sitapung, Kecamatan Parlilitan, Kab. Humbahas, Selasa (17/3/2020).

Melibatkan Bus 3/4 Sanggul Mas, dari Arah Dolok Sanggul ke arah Desa Sionom Hudon, Kecamatan Parlilitan itu terbalik diduga karena jalan rusak.

Informasi juga dihimpun melalui postingan akun Facebook, milik Abdi M Tumanggor yang dibagikan di group Kabar Kabari Humbang Hasundutan.

Ia juga menyoroti kurangnya perhatian pemerintah setempat atas buruknya infrastruktur, hingga diduga awal penyebab kecelakaan.

Namun sejumlah reaksi kritis juga diutarakan kepada pengemudi mobil yang diduga melebihi muatan.

Terlihat dari komentar netizen, tumpukan karung dugaan beras berserakan di sisi mobil terbalik.

Baca juga  Jokowi Serukan Indonesia dan ASEAN Komitmen Jaga Perdamaian di Asia Tenggara

Berikut kutipannya,

Bus 3/4 Sanggul Mas dari Arah Dolok Sanggul ke arah Desa Sionom Hudon, Kecamatan Parlilitan terbalik karena jalan rusak. Lokasi kecelakaan di Parbuluan/Perbuluhen, Sitapung, Kecamatan Parlilitan, Selasa (17/3/2020) pagi. Sejumlah korban luka-luka dan telah dilarikan ke RS Parlilitan. Kecelakaan tunggal diakibatkan infrastruktur jalan rusak. Status Jalan Provinsi. Info: Dosmar Banjarnahor II Hotman Hutasoit Edy Rahmayadi Edy Rahmayadi Edy Rahmayadi

Satu lagi laporan yang saya terima, yang paling menyeramkan adalah jalan di Simarhilang, Parlilitan, yang longsor sudah beberapa bulan. Hingga saat ini belum ada perbaikan. Apakah harus ada dulu korban? Kalau ada korban jatuh ke sungai Simarhilang itu, tak akan ada yang selamat.

CC amang Aduhot Simamora Aduhot Simamora. Bagaimana ini pembangunan Lintas Provinisi (perbatasan Pakpak Bharat – Humabahas), Sudah lewat bulan 2, pembangunannya tidak ada. Ini sudah Bulan Maret, tidak ada juga. Bapak pernah bilang ke saya, pembangunan bulan 2 tahun 2020. Di mana??? Maaf: Bapak benar2 politisi. Janji sampah! Cakap politisi. Tidak bisa dipegang ucapan. Maaf. Baru kali ini saya keras komentar di medsos, khususnya di grup Humabahas ini. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan