Buka Gotong Royong Massal, Bupati : Hindari Narkoba, Kalau ada yang terlibat Narkoba Akan diusir dari Kampungnya

  • Whatsapp
Ket. Gbr : Bupati Tapteng Saat menyerahkan alat pertanian

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul, Forkopimda Tapteng, dan Kepala Dinas (Kadis PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Kab. Tapteng) Sunardi, S.Sos membuka secara resmi Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI Tahun 2019 di Desa Kebun Pisang Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah (Kab. Tapteng) dan pelaksanaan Gotong Royong Massal, Selasa (13/08/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kab. Tapteng dengan mengusung tema “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, kita daya gunakan peran lembaga kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah desa.”

Dalam sambutannya, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan apresiasi atas antusias masyarakat dalam berpartisipasi memeriahkan gotong royong massal dan pencanangan BBGRM.

“Kegiatan gotong royong ini jangan hanya sebagai seremonial semata, saya berharap 20 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah wajib melaksanakan gotong royong agar tradisi kita yang lama bisa kembali lagi dilestarikan,” kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Kembali saya ingatkan kepada seluruh perangkat pemerintah dari mulai tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, serta segenap masyarakat mari kita bersama-sama untuk memberantas narkoba, perjudian, dan hiburan malam yang menyajikan wanita rawan sosial. Mari kita perbaiki diri kita untuk lebih baik dan mari kita saling menjaga keluarga kita, famili kita, dan tetangga kita dari bahaya narkoba,” himbau Bupati Tapteng.

Baca juga  Bangun Infrastruktur, Pemkab Tapteng Dapat Kucuran Dana 120 M

Bupati Tapteng juga mengatakan akan mengusulkan dibuat dan diterapkan peraturan desa, kalau ada yang terlibat atau kena narkoba akan diusir dari kampung halamannya. Tempat maksiat telah ditutup sekitar 800 buah yang berada di Kab. Tapteng. Selain itu, ada juga rentenir berkedok koperasi termasuk juga rentenir mengangsurkan barang dengan bunga sangat tinggi. Ini semua dapat merusak ekonomi masyarakat pedesaan hingga berpengaruh lebih luas di Kab. Tapteng.

“Kedepan mari kita perbaiki diri. Mari kita berikan yang terbaik bangsa dan negara. Kebersihan sebagian dari iman, lakukan yang terbaik. Mari budayakan gotong royong. Orang tua jadi contoh yang terbaik untuk anaknya, dan orang tua untuk tidak merokok di depan anak,” imbuhnya.

Baca juga  Save Kajari VS Copot Kajari

Pada acara itu, Bupati Tapteng Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani sekaligus menyerahkan Alat Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani berupa pompa air sebanya 5 unit, handtraktor sebanyak 9 unit, cultivator sebanyak 1 unit, dan power traiser sebanyak 1 unit.

Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan alat gotong royong dari Dinas PMD Kab. Tapteng kepada masyarakat berupa mesin babak rumput kepada Camat sebanyak 20 unit untuk seluruh kecamatan di Tapteng, serta melakukan penanaman pohon kelapa hibrida.

Bupati Tapteng memukul Gong tanda dibukanya secara resmi Pencanangan BBGRM ke XVI Tahun 2019 di Kab. Tapteng, dilanjut pemukulan Gong oleh Forkopimda Tapteng dan Wakil Bupati Tapteng.

Turut hadir pada acara itu, Forkopimda Tapteng meliputi Danlanal Sibolga, Dansatradar 234 Sibolga, Dandenpom 1/2 Sibolga, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Tapteng Ny. Juli Darwin Sitompul dan jajaran PKK Kab. Tapteng, Pimpinan OPD dan Camat se Kab. Tapteng, Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Badiri, Kepala Puskesmas Badiri, Bidan dan Perawat, LPM se Kecamatan Badiri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat. (BT/ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan