Belva Devara Mundur dari Stafsus Jokowi, Begini Penjelasan Istana

  • Whatsapp
Adama Belva Syah Devara Staf Khusus Presiden Joko Widodo

BeritaTapanuli.com, Jakarta – CEO Ruangguru Adama Belva Syah Devara memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo. Pengunduran diri itu disampaikan kepada Presiden pada Rabu (15/4/2020).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengonfirmasi pengunduran diri Belva. Kepala Negara, kata Pramono, juga telah menyetujui keputusan tersebut.

“Memang benar, Presiden sudah menerima surat pengunduran diri dari Staf Khusus Presiden Saudara Adamas Belva Syah Devara. Presiden menerima dan memahami alasan pengunduran dirinya,” kata Pramono saat dihubungi, Selasa (21/4/2020).

Dia menjelaskan, dari awal Presiden Jokowi menginginkan anak-anak muda yang berpotensi seperti Belva Devara untuk bergabung dalam pemerintahan. Dengan demikian mereka bisa berkontribusi dengan gagasan-gagasan inovatif, kreatif, sekaligus memberikan ruang belajar bagi anak-anak muda terkait tata kelola pemerintahan.

Baca juga  Pria Ini Kembali Ditangkap Polisi ke 4 Kalinya dari Ruko di Sibolga

Mengenai polemik Kartu Prakerja, Pramono menegaskan bahwa verifikasi program ini berjalan sesuai aturan. Karena itu, dia menepis adanya konflik kepentingan dalam keterlibatan Ruangguru.

“Terkait dengan keikutsertaan Ruangguru dalam Kartu Prakerja, seperti sudah dijelaskan oleh Menko Perekonomian bahwa proses verifikasi mitra prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan dalam hal ini,” ujarnya.

Belva bersama enam milenial lainnya diangkat Presiden Jokowi pada November 2019. Mereka dinilai sebagai sosok-sosok muda beprestasi dan menginspirasi sehingga diharapkan dapat membantu melaksanakan program-program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan generasi muda.

Baca juga  KPU Tapteng, Hari Ini Mulai Distribusikan Logistik Pemilu

Namun Belva menuai kontroversi ketika Ruangguru terlibat dalam program Kartu Prakerja yang dikucurkan pemerintah. Sejumlah pihak menilai ada konflik kepentingan di balik keterlibatan Ruangguru tersebut.

“Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020,” kata Belva dalam surat terbuka yang diunggah di akun Instagram miliknya, dikutip Selasa (21/4/2020). (inews.id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan