Begini Kronologi Tewasnya IRT Penambang Batu

18

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Bergelut dengan batu setiap hari seolah menjadi pilihan ditengah sulitnya memenuhi kebutuhan.

Meski nahas menimpa warga Dusun III Rampa, Desa Rampa, Kec. Sitahuis, Kab. Tapteng, Sumut.

Berikut ini, kronologi yang berhasil dihimpun melalui press liris Polres Tapanuli Tengah.

Sebagaimana Kapolres AKBP Sukamat melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sipahutar, Minggu (1/12/2019) kepada sejumlah awak media menerangkan.

Peristiwa terjadi Sabtu 30 November 2019, sekira pukul 17.00 WIB. Dan dilaporkan pada pukul 17.30 WIB.

Identitas korban atas nama Fenny Ria Br. Situmorang (45), sehari – hari penggali batu.

Saat itu, korban bersama dengan 3 orang lainnya melaksanakan aktifitas menggali batu dan memecahkan batu secara manual dengan menggunakan martil dan linggis.

Di bukit dengan ketinggian 20 meter di Dusun III Desa Rampa, Kec.Sitahuis, Kab. Tapteng.

Namun, tiba – tiba 1 buah batu besar jatuh dari atas dan korban bersama teman – teman nya menghindar dengan berlari. Akan tetapi korban terjatuh hingga batu besar tersebut menghantam tepat mengenai kepala korban seketika iti ia tidak bergerak sama sekali, jelas Rensa.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Pandan Iptu Zulkarnain Pohan bersama anggotanya langsung ke TKP dan melakukan olah TKP.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sitahuis dr. Ramlan Tamba, menjelaskan korban terdapat luka robek di kepala, dan trauma benda tumpul pada kepala ( Trauma Capitis ). (T/BT)

Loading...