Beda Eropa yang Sudah Lepas Masker dengan Indonesia, Ini Penjelasan Satgas

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com – Himbauan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri agar tetap taat terhadap protokol kesehatan, terus dikumandangkan.

Termasuk untuk menjalani pola hidup bersih, serta konsumsi makanan bergizi hingga melakukan etika batuk dan bersin di lingkungannya.

Hal tersebut dilontarkan oleh Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Dr. Alexander Ginting, baru baru ini menanggapi berbagai komentar soal Negara Nagara di Eropa yang kini telah melepas masker.

Ia mengungkapkan, sebenarnya tidak ada korelasi semakin tingginya kasus COVID-19 di Tanah Air karena divaksin.

Menurutnya, vaksinasi terbukti mencegah virus COVID-19. Ia mencontohkan pada animo gelaran Euro 2020 di Eropa.

“Kita lihat Inggris dan Eropa yang sudah divaksin semua, apa mereka sekarang dalam kondisi (tidak baik), kita lihat mereka main bola bisa buka masker, jadi logika itu harus universal, kenapa di Eropa main bola bisa lepas masker, karena mereka sudah divaksinasi dan perilakunya baik,” ujarnya dalam dialog virtual, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga  IDI dan BNPB Ajak Masyarakat Doakan 104 Dokter Gugur Akibat Covid-19

Dia pun menuturkan suasana di Piala Eropa yang dihadiri banyak penonton tidak memakai masker adalah bukti dari berhasilnya penanganan kesehatan di Eropa.

Mayoritas masyarakat di sana sadar akan bahaya COVID-19, sehingga mereka melakukan pencegahan dengan baik dengan melakukan vaksinasi.

“Jadi di Inggris, Eropa waktu di 6-7 bulan lalu, itu mereka kalau nggak pake masker dan berkerumun itu didenda. Sayangnya kita di sini nggak bisa dilakukan, kita menggunakan tongkat aja susah langsung dibilang pelanggaran HAM,” ungkapnya.

Baca juga  Teror KKB di Papua Berimbas, Begini Kata Kapolda

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat yang belum dan sudah divaksin agar tetap mentaati protokol kesehatan, utamanya 3M seperti memakai masker dua lapis, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Pasalnya, selama seseorang masih mengeluarkan virus, virus itu tetap eksis menularkan.

“Kita walaupun sudah divaksin tetap dianjurkan pakai masker supaya tidak saling menularkan, sepanjang saling menularkan maka terjadi mutasi. Jadi persoalannya adalah perilaku kita. Jadi semuanya harus taat untuk mencegah ini,” jelasnya. (Dtc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan