Seorang Wanita Penumpang Bus Bintang Utara, Alami Pelecehan Diperjalanan

260
Ket. Gbr : Bus yang ditumpangi Bunga saat ia mengalami pelecehan seksual saat tiba di Terminal Sibolga

BERITATAPANULI.COM, SIBOLGA – Seorang penumpang wanita asal Kota Sibolga mengaku mengalami pelecehan seksual dalam sebuah bus diperjalanan menuju kota Sibolga.

Penumpang bus Bintang Utara yang berangkat dari Medan menuju Kota Sibolga itupun mengaku sangat syok atas tindakan pelecehan tersebut.

Kepada Berita Tapanuli dan sejumlah wartawan lainnya, penumpang yang berinisial Bunga menceritakan awal kejadian, Kamis (30/5).

Bunga (nama samaran korban,red), menuturkan awal mula peristiwa pelecehan yang dialaminya saat berangkat dari loket bus Bintang Utara Medan menuju Kota Sibolga, Rabu (29/5) malam.

Awalnya ia tertidur, namun ia kemudian terbangun tepatnya di wilayah Siborongborong, karena kaget dan syok atas perbuatan seorang laki-laki hingga ia histeris dan memaki.

“Pas disekitar daerah Siborong-borong, terbangun aku, kulihat tangannya meraba-raba langsung ku pukullah, kurang ajar kubilang,” kata Bunga sembari menangis menceritakan peristiwa itu.

Hal itupun dibenarkan, teman sebangkunya berinisial W, warga Pondok Batu, Tapteng. W menambahkan turut membentak laki-laki yang dicurigai masih bagian dari kru Bus tersebut.

Namun tak berselang lama, salah seorang laki-laki kemudian mengajaknya berdamai. Belakangan diketahui sopir dua (2) mobil bus tersebut.

Iapun turut menyesalkan, pihak kru Bus yang tidak melakukan tindakan apa- apa, justru membiarkan laki-laki tersebut turun begitu saja.

“Nggak ngerti aku apa maksudnya, diajaknya aku, sinilah dulu kak, didepanlah kita bicarakan dulu baik-baik kata supir 2 bus itu. Mana mau aku, entah apa mau dibicarakannya, aku sudah gemetaran tapi mereka kayak nggak bertanggungjawab dengan kenyamanan penumpangnya, malah diturunkan gitu aja laki-laki itu, nggak taulah karena teman mereka laki-laki itu dah, karena dari awal pun duduk dekat supir itu,” ketusnya.

Sementara Ingot Hutagalung, sopir Bus Bintang Utara dengan Nopol BK 7436 DP,
bus yang ditumpangi Bunga saat ditemui di loket Bus Bintang Utara, terminal Sibolga membenarkan peristiwa yang menimpa penumpangnya itu.

“Ia, mau gimanalah karena malu minta turun dia kami turunkanlah. Apalah mau kami bilang disitu, kalo mau nuntut nggak taulah kami itu, ke perusahaanlah, berurusan sama orang medan,” ucap Ingot.

Ingot juga menuturkan, bahwa pria yang melakukan pelecehan terhadap penumpangnya itu ia kenal bermarga Tampubolon dan merupakan salah seorang sopir Bus Bintang Utara.

“Nggak tau aku namanya, marganya Tampubolon, supir-supir Bintang ini juga dia itu. Dia dari medan memang mau ke kesini (Sibolga,red) tujuannya, memang kurang ajar itu,”katanya.

Selain itu, Ingot dan beberapa sopir bus lainnya yang ditemui diloket Bintang Utara itu mengaku bahwa pelaku pelecehan seksual tersebut memiliki ciri-ciri tangan cacat.

“Orangnya itu tangannya agak bengkok-bengkok itu,” tambahnya.

Atas peristiwa itu, kini Bunga mengaku masi syok dan trauma menumpangi bus tersebut.

“Gemetaran aku ini bang, sampe sekarang masi dingin-dingin tangan ku, trauma aku naik bus itu,”katanya. (T/BT)