Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Mapolsek Pinang Sori

63

BeritaTapanuli.com (BT), Tapteng – Polisi Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) gelar Reka Kontruksi Kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun 2 Desa Aek Horsik,  Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah di halaman Mapolsek Pinangsori pada Rabu 26/09/2018.

Peristiwa yang terjadi sebulan lalu ini masih melekat di ingatan masyarakat akibat tindakan yang di lakukan oleh pelaku terhadap korban. Bahkan terlihat di lokasi ratusan masyarakat Pinangsori dan Badiri memenuhi halaman Polsek Pinangsori.

Korban Ali Tinus Zebua(44) dan tersangka bernama Paugo Mano Mendrofa (55), terlihat membawa sebilah pisau. Sementara petugas penyidik Polres Tapteng di pimpin oleh Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan di bantu personil Polsek Pinangsori.

Tak luput dari pendampingan kuasa hukum Charles Situmorang SH., sejumlah adenganpun diperagakan oleh tersangka.

Terlihat ketika itu, setelah korban ditusuk oleh tersangka, kemudian meninggalkan lokasi kejadian untuk menyembunyikan pisau yang dipakai sebagai alat membunuh.

Sementara kasat reskrim kepada sejumlah awak media menjelaskan, rekonstruksi ini berlangsung merupakan guna melengkapi berkas penyelidikan Satreskrim untuk di lanjutkan ke pengadilan.

Diakhir sesi, Kasat Reskrim juga menghaturkan terima kasih pada seluruh masyarakat Pinang sori dan Badiri yang telah hadir dalam reka ulang kasus tersebut.

“Saya atas nama Polres Tapteng mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini, sehingga bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, terutama warga Pinangsori dan Badiri yang telah hadir hari ini” ujarnya.

Sementara kuasa hukum juga menyatakan gelar perkara yang dilakukan di Mapolsek adalah sesui persetujuan dari kliennya.

“Mengingat faktor keamanan, maka kita setuju di gelar di sini” ungkap Charles.

Sementara kepala desa, Fidelis Tinambunan yang turut menyaksikan reka ulang kasus turut mengucapkan terima kasih pada pihak Kepolisian karena telah bekerja dengan efektif dalam penanganan kasus yang terjadi diwilayahnya.

Hadir dalam reka ulang kasus tersebut, masyarakat saksi dan keluarga korban serta pelaku, yang dipantau oleh Kapolsek. (red)