Pembangunan Pelabuhan Sibolga Rampung 100 Persen

93
Ket. Gbr : Foto Terminal Pelabuhan Sibolga

Sebagai Pintu Gerbang Tol Laut, Pengembangan Pelabuhan Kota Sibolga Menjadi Icon Destinasi Wisata Selain Sebagai Penunjang Sentra Produksi dan Industri

BERITATAPANULI.COM, SIBOLGA – Rampungnya pembangunan Pelabuhan Kota Sibolga tentu menambah obyek icon megah yang baru, serta menghiasi keindahan kota Sibolga. Dengan sajian ruangan yang tertata rapi, hingga keberadaan bangunan yang tampak menarik saat di pandang dari kejauhan.

Proyek yang sebelumnya di tangani oleh PT PP ini, di Tahun 2016 lalu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir secara langsung melakukan peresmian ground breaking pengembangan Pelabuhan Sibolga. Kemudian dialihkan ke PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 sampai akhirnya rampung 100 persen.

Pembangunan meliputi dermaga multipurpose dengan panjang kesluruhan 153 meter, pembangunan container yard, perkuatan dermaga, trestle dan breasting dolpin, pemasangan crane dermaga (fix crane), penataan terminal penumpang serta perluasan dermaga ferry 400 m2. Sebagaimana disampaikan oleh SVP Corporate Secretary Pelindo 1, M. Eriansyah.

“Pelindo 1 telah menyelesaikan pengembangan Pelabuhan Sibolga, yang merupakan salah satu program pemerintah. Kami telah menyelesaikan perluasan Dermaga Multipurpose, pembangunan Container Yard, perluasan dermaga ferry, serta revitalisasi terminal penumpang & pembangunan skybridge dengan panjang 150 meter yang menghubungkan dermaga ferry dengan terminal penumpang,” ujarnya.

Direncanakan akan dilaunching pada tahun ini. Tentu harapannya, sebagai Pelabuhan Pengumpul, kinerja pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Sibolga sudah dinantikan masyarakat seiring dengan peningkatan mutu baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Apalagi Pelabuhan Sibolga telah dilengkapi dermaga Multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter yang memiliki panjang tambatan 296 meter yang mampu disandari empat kapal sekaligus dan luas lapangan penumpukan 6.000 m2 yang dapat menampung petikemas hingga 18.000 box/tahun atau 20.000 teus/tahun. Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga juga didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane.

Dengan demikian, pengembangan Pelabuhan Sibolga ini mampu menekan biaya logistik apalagi yang melewati Pelabuhan Sibolga semakin meningkat. Seperti pada peningkatan kinerja pelayanan terlihat dari peningkatan arus barang bongkar muat peti kemas di tahun 2018 mencapai 7.105 Teus. Dibandingkan periode tahun 2017 lalu hanya mampu sebesar 6.739 Teus. Sementara untuk layanan penumpang, jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan selama 2018 mencapai 73.085 orang, meningkat 34,80 persen jika dibanding tahun 2017 sebesar 54.215 orang.

Selain itu, Penataan Terminal Penumpang Pelabuhan Sibolga yang mengusung konsep modern dengan sentuhan etnik diharapkan mampu menunjang peningkatan potensi sektor kepariwisataan di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias dan daerah disekitarnya.

Pelabuhan Sibolga juga diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara. (T/BT)