Jelang Imlek Harga Cabai Merosot di Sibolga

47
Ket. Gbr : Cabai Merah dan komoditi pertanian di pasar Sibolga

BERITATAPANULI.COM, SIBOLGA – Perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada 5 Februari 2019, ternyata tidak memicu kenaikan harga di Pasar Sibolga.

Bahkan,  harga komoditi pertanian anjlok, mulai dari cabai, bawang merah, sejak bulan Januari lalu. Seorang pedagang bernama Saudur saat di temui di Pasar Nauli Sibolga, kepada wartawan menerangkan bahwa harga cabai merah berkisar Rp 13 ribu, namun bisa mencapai di kisaran Rp 14 ribu per kilogram.

Sementara cabai rawit kini berada di level 25 ribu rupiah per kilogram. Kemudian bawang merah meliputi bawang Balige 30 hingga 35 ribu rupiah perkilo, bawang Solok di harga 25 ribu rupiah per kilogram dan bawang putih 18 ribu rupiah per kilogram.

“Turun drastis kali pun harga cabai di bulan ini pak, karena di tahun baru itu harga cabai merah, hijau dan rawit antara 40 ribu sampai 45 ribu per kilo. Sama pak, harga bawang juga turun kali,” ujar Saudur, Jumat (25/01/2019).

Ia melanjutkan, faktor daya beli masyarakat untuk komoditi pertanian ini juga merosot, sehingga omzet penjualan setiap hari semakin berkurang.

“Barang-barang kita ini dari Brastagi, Dolok Sanggul dan Siborong-borong pak. Kalau ditanya penghasilan menurun drastis lah pak. Biasanya satu juta 300 ribu sampai satu juta 500 ribu, sekarang 500 ribu sampai 700 ribu per hari,” ungkapnya. (BT)