Banjir, Bak Hadiah Terakhir Dari Pemerintah Kota Sibolga di Akhir Tahun 2017″

23

BERITATAPANULI.COM (BT), SIBOLGA – Permasalahan banjir yang dialami warga Kota Sibolga tampaknya tak kunjung selesai. Setiap kali hujan mengguyur Kota Sibolga, rasa was-was tentunya akan dirasakan sebahagian warga Kota Sibolga khususnya penduduk yang bermukiman di Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan.
Kawasan Aek Muara Pinang merupakan daerah yang dikenal sebagai kawasan langganan banjir. Kendati demikian, instansi terkait maupun pemerintah Kota Sibolga sepertinya belum mampu untuk mengatasi permasalahan tersebut hingga bertahun-tahun lamanya.
Seperti halnya yang terjadi hari ini, tentu bukan penderitaan yang pertama kali terjadi yang dirasakan warga Kelurahan Aek Muara Pinang. Hujan deras yang mengguyur Kota Sibolga pada hari terakhir di Tahun 2017 ini yang dimulai pada sore hingga malam hari memberi kesan yang amat menyedihkan bagi warga sekitar.
Bagaimana tidak, dimana yang seyogianya perayaan pergantian tahun baru merupakan hal yang semestinya indah untuk dilalui dalam menjalin tali silaturahmi kerumah saudara maupun tetangga.
Akan tetapi momen kebahagian yang semestinya dirasakan warga Kelurahan Aek Muara Pinang sepertinya pupuslah sudah, dimana dikawasan ini sudah seperti bak kolam lele yang sulit untuk dilalui baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan empat.
Kekesalan pun tercurahkan dari salah satu warga yang menuding bahwa pemerintah Kota Sibolga dianggap seolah-olah tidak memperdulikan penderitaan yang dirasakan warga dan menganggap bahwa pemimpin di Kota Sibolga dan anggota Legislatifnya lupa akan janji kampanyenya yang berjanji bila terpilih akan menyelesaikan permasalahan banjir hingga daerah tersebut bebas dari banjir
“terima kasih buat Walikota Sibolga dan Wakil Walikota Sibolga dan juga Anggota legislatif dari dapil ll, berbahagialah kalian melihat kesengsaraan masyarakat kalian di Muara Pinang ini, karena tidak bisa merayakan perayaan Tahun Baru dengan bersilatuhrahmi dengan saudara-saudaranya, karena terhambat banjir. Masalah banjir di Muara Pinang ini sudah berlarut-larut dari dulu kala janji kampanyemu, mengatakan bila terpilih Muara Pinang akan bebas banjir, mana janjimu??????? ” Tulis Rebecca Sitinjak dalam akun fbnya.
(Hendra Simanjuntak)