5 Jam Berlangsung, Operasi Bayi Kembar Siam Adam dan Malik Sukses

15
Ket. Gbr : Juliadi Silitonga ayah bayi saat menunjukkan bayinya di kamera ponselnya

BeritaTapanuli.com, Medan – Kabar gembira kembali ditorehkan prestasi tim medis RSUP Adam Malik Medan.

Terutama bagi keluarga Juliadi Silitonga, warga Tapanuli Utara merupakan pasien yang selama ini penuh kegelisahan ditengah persiapan operasi pemisahan atas bayi mereka yang kembar siam.

Sebagaimana operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam dempet perut itu dilakukan hari ini di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, Selasa (23/7/2019).

Ayah bayi Juliadi Silitonga tampak dengan raut bahagia sembari menunjukkan foto anaknya usai berhasil dioperasi.

Hal senada disampaikan salah satu tim dokter, dr Erjan Fikri MKed SpB (K), operasi pemisahan yang mulai dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB ini berhasil dituntaskan sekitar pukul 12.00 WIB

“Alhamdulillah, tim kita sudah bekerja sama dengan baik menyelesaikan tugas yang sudah kita rancang 7 bulan lalu. Dan bayi yang diberi nama Adam dan Malik siang tadi sudah berhasil dipisah, dan keduanya sudah dirawat di ruang ICU, Gedung CMU lantai 3,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, di Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUP Haji Adam Malik, Medan.

Begitupun, dr Utama Abdi Tarigan SpBP menyampaikan, keberhasilan operasi pemisahan bayi kembar siam itu tidak terlepas dari dukungan alat yang sangat baik. Dan saat ini kondisi kedua bayi stabil, tapi masih membutuhkan pemantauan terhadap perkembangan lukanya.

“Semua pekerjaan kami dapat terlaksana dengan baik. Paling tidak hasil lanjut baru bisa diketahui seminggu kedepan,” terangnya dilansir dari Medanbisnisdayili.com.

Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Haji Adam Malik, dr Zainal Safri SpPD SpJP berterima kasih sebanyak-banyaknya kepada tim dokter yang terlibat. Menurutnya hal ini merupakan sumbangsih untuk pelayanan masyarakat sekaligus prestasi bagi RSUP Haji Adam Malik di usianya yang ke 26 tahun.

“Jadi kita tetap akan mempertahankan tim ini. Apalagi rumah sakit kita sudah memiliki sertifikat JCI, dan tentunya semua alat dan ruangan yang kita gunakan sudah standar internasional,” tandasnya.

Ayah bayi Adam dan Malik, Juliadi Silitonga mengucapkan terima kasih kepada RSUP Haji Adam Malik dan pemerintah. Ia mengaku, berkat bantuan semuanya anaknya mulai kini dapat hidup layaknya bayi normal.

“Biarlah Tuhan yang menjaga anak kita sampai nanti mereka besar,” sebutnya.

Juliadi juga tak bisa menutupi rasa bahagianya. Untuk itu ia berharap pemulihan kedua bayinya dapat cepat berlangsung, agar Adam dan Malik dapat segera berkumpul dengan keluarga di Tapanuli Utara.

“Saya ini semangat luar biasa. Kalau sudah diberi izin, akan langsung saya bawa ke kampung,” ujarnya girang. (BT)